Photo by Andrea Simonato - downloaded from www.sxc.hu Photo by Andris Kovács - downloaded from www.sxc.hu
pathway   Home arrow Introspeksi

Introspeksi
"Maaf ya Ma... Jangan Marah ya Ma.." Could I be a Good Mother Enough? PDF Print E-mail
Written by Dini Abubakar   
Saturday, 10 May 2008

Jam sudah hampir jam 10 malam, saya lagi asyik-asyiknya nulis nge’blog’. Si kecil – Selma,  masih ngoprek kertas, guntingaliya dan selma dan lem di atas karpet gak jauh dari saya. Selintas saya lihat kakaknya sedang ketik-ketik pakai MS Word di kamarnya. Tiba-tiba saja, si kecil mendekat dengan wajah agak tegang dan takut-takut. “ Mama… maaf ya ma, jangan marah ya ma. Aku bikin kotor karpet, lemnya tumpah”. Ha.... saya berhenti menulis dan bengong sebentar. Dalam hati saya... ada yang salah.. saya membiarkan anakku masih bermain dengan lem cair. Dengan kata-katanya yang selembut itu.. mana mungkin saya bisa marah? Malah saya yang merasa menyesal !!

Sebelumnya memang saya sedikit marah, bagaimana tidak?? Sudah dari jam 7 saya menunggu kesempatan untuk tenang didepan komputer. Ide-ide dan rencana-rencana sudah menari-nari di kepala, tapi seperti biasa, sebagai ibu 2 anak, waktu untuk fokus dan berpikir terganggu terus. Belum 10 menit buka internet, si sulung mendekat annoying, got problem with her computer. Sudah... Belum 5 menit kemudian si kecil ganti minta main game online di komputer saya. Oke.. karena memang konsentrasi saya sudah terganggu, saya ngalah dan berharap ah sebentar lagi sekitar jam 8.30 an anak-anak juga tidur. Kenyataanya??... malah kakaknya nimbrung dan bermain bersama sampai jam 9 lebih!!.

Be first to comment this article | Add as favourites (0) | Quote this article on your site | Views: 401

Last Updated ( Saturday, 10 May 2008 )
Read more...
 

go to top Go To Top go to top
Who's Online
We have 4 guests online
YM Online

Mo ngobrol ?? Yuuuk...
Joomla! Home
Joomla! Forums
OSM Home
Administrator
Main Menu
Home
Tentang eSKa
Gado Gado
Introspeksi
Jalan Jalan
Links
Contact Us
Search
Latest News
Populer
powered by mambo OS